penuai-padi

YAYASAN PENUAI INDONESIA MENDAPATKAN PENGHARGAAN

sedih

WELCOME YAYASAN PENUAI INDONESIA DIVISI NARKOBA

Masalah Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan zat adiktif lainnya (NARKOBA) dalam beberapa tahun terakhir ini menunjukan kecenderungan peningkatan yang sangat pesat, baik kualitas maupun kuantitas.

Masalah tersebut telah menimbulkan banyak korban, terutama kalangan muda yang termasuk klasifikasi usia produktif. Masalah ini juga bukan hanya berdampak negatif terhadap diri korban/pengguna tetapi lebih luas lagi berdampak negatif terhadap kehidupan keluarga dan masyarakat, perekonomian, kesehatan nasional (HIV dan Hepatitis), mengancam dan membahayakan keamanan, ketertiban, bahkan lebih jauh lagi mengakibatkan terjadinya biaya sosial yang tinggi dan generasi yang hilang.

Masalah pemulihan dalam penyalahgunaan NARKOBA bukan persoalan yang mudah. Dibutuhkan waktu yang panjang, usaha yang serius dan disiplin yang tinggi bagi penyalahguna untuk dapat bertahan bebas zat (abstinensia) dan berfungsi kembali di dalam masyarakat dan keluarga.

Program rehabilitasi merupakan serangkaian upaya yang terkoordinasi dan terpadu, terdiri atas upaya-upaya Medis, Bimbingan Mental dan Spiritual, Psikososial, Pendidikan dan latihan vokasional untuk meningkatkan kemampuan penyesuaian diri, kemandirian dan menolong diri sendiri serta mencapai kemampuan fungsional sesuai dengan potensi yang dimiliki, baik fisik, mental, sosial, dan ekonomi. Pada akhirnya mereka diharapkan dapat mengatasi masalah penyalahgunaan NARKOBA dan kembali berinteraksi dengan masyarakat secara wajar.

Data Umum Yayasan Penuai Indonesia

  • LKS : Yayasan Penuai Indonesia.
  • Alamat : Kp. Ciguntur, Rt 06/03.
  • Kelurahan : Cipendawa
  • Kecamatan : Pacet
  • Kabupaten : Cianjur
  • Provinsi : Jawa Barat
  • Tanggal Berdiri : 11 Oktober 1999
  • No. telp/fax : (0263) 521787, (0263) 521829 – Fax.(0263) 521787 -Zainal (Simpati) : 0813 1794 2232 Hubungi dari pukul 09:00-17:00 (diharapkan menghubungi pada jam” kerja yang telah disebutkan)
Note

Akte Notaris : Hassanusi, S.H No. 05.11 Oktober 1999
Dinas Sosial Provinsi Jabar : No.062/1816/PRKS/04/2007
Dinas Kepend & Tenaga Kerja : No. 57/Orsos/VI/2006
Kantor Kesatuan Bangsa : No. 220/Y/48/Kesbang

RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN / PROGRAM YANG DILAKUKAN DI YPI

  • Proses Penerimaan (Intake Proses)

    Tahap ini dilakukan untuk menilai apakah Calon Klien cocok untuk dapat diterima atau tidak dalam Program Rehabilitasi Sosial dengan metode TC (Program dilaksanakan kurang lebih selama 1 Tahun), Tahap ini juga akan menilai kesiapan Calon Klien dan Keluarganya (Istri/Orang Tua) untuk mengikuti Program yang akan berlangsung selama lebih kurang 1 tahun

  • Fase Induksi

    Dalam Tahap ini, Konselor Adiksi akan menilai perlunya Klien diberikan Program Detoksifikasi / Program Medis, Program ini akan melibatkan Konselor Adiksi, tenaga Perawat dan Psikiater.
    Dalam Program ini kami juga akan melakukan Medical Check Up dan VCT (Voluntary Counseling Test) untuk mengetahui apakah Klien mengalami masalah Medis terkait Pola penggunaan dan Jenis Narkoba yang digunakan, dimana seperti kita tahu bahwa tiap jenis Narkoba memiliki resiko yang berbeda-beda untuk masalah medis/ penyakit yang menyertainya.


    Dalam tahap ini juga Klien akan diperkenalkan kepada Program TC dan menjalani Proses Orientasi bagi Klien terhadap lingkungan barunya. Proses ini umumnya berlangsung selama 1 bulan, dan terkadang malah dibutuhkan waktu sampai 2-3 bulan, jadi sekalipun digambarkan secara terpisah, sesungguhnya Proses ini masuk juga kedalam Proses Primary

  • Fase Primary

    Fase Primary adalah Fase awal dimana klien bergabung dengan Klien lainnya (biasa kami sebut Family), dalam sistem rawat inap tertutup. Hal utama dalam Fase ini adalah Klien Fokus terhadap Pemulihan Pribadi, Aturan Utama, Aturan Rumah dan dukungan Family/Komunitas adalah alat utama agar Klien bisa merubah Pola Pikir, Perubahan Perilaku, dan Keberfungsian Sosial.
    Fase ini akan berlangsung selama 6-9 bulan.

  • Fase Re-Entry

    Fase Re-Entry adalah tahapan terakhir dari rangkaian Program Therapeutic Community, dimana Klien pada Fase ini masuk ke dalam tahap adaptasi dan kembali bersosialisasi dengan Masyarakat luas diluar Komunitas Resisdensial/Primary.
    Fase ini juga mewajibkan Klien untuk melakukan perencanaan dan penerapan kegiatan ketika Klien meninggalkan Program/Kembali ke masyarakat.
    Fase ini juga difokuskan agar Klien dapat meningkatkan kemampuan manajemen baik dari segi keuangan dan pengaturan waktu, meningkatkan pengetahuan Klien serta menerapkan pencegahan kekambuhan (Relapse prevention)

  • Fase Paska Rehab

    Dalam Fase ini Klien berhak memutuskan untuk meninggalkan Program atau mau terus lanjut dalam Program dan mengambil bagian dalam Pelayanan kepada residen/Family lainnya yang berada dalam Fase dibawahnya.
    Dalam Fase ini Klien yang merasa belum nyaman untuk kembali ke masyarakat kami berikan kesempatan untuk menjadi Staff OJT (On Job Training) dalam Program Pelayanan YPI sesuai dengan Potensi masing-masing Klien.
    Bagi Klien yang sudah meninggalkan Program Fase Paska Rehab kami buat dengan tujuan memantau perkembangan Klien di dunia luar dengan tujuan agar ketika Klien mengalami kesulitan dan masalah, Konselor adiksi kami dapat memberikan dukungan dan masukan agar Klien tidak sampai mencapai kekambuhan.

Waktu Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan dalam Program TC di YPI akan berlangsung selama 1 tahun dengan perincian sebagai berikut :

–    Fase Intake berlangsung selama kurang lebih 1 s/d 1,5 Jam
–    Fase Induksi berlangsung selama kurang lebih 1 bulan
–    Tahap Awal / Primary Stage berlangsung 6-9 bulan
–    Tahap Lanjutan / Re-entry Stage berlangsung 3-6 bulan
–    Paska Rehab waktu disesuaikan kebutuhan dan keadaan klien

Hasil yang diharapkan adalah setiap klien bisa lepas dari keterikatannya akan Napza dan bisa bertahan hidup tanpa kembali menyalahgunakan Napza

fire-black-wallpaper